Minggu, 08 Desember 2013

Tim Work


Ada yang bilang tim work itu ibarat sebuah kawanan burung yang melakukan migrasi ke suatu tempat. Tim ini lah yang akan membuat suatu kelompok dapat bekerja sama dengan mudah efisien dan berhasil mencapai tujuan yang di kehendaki. Dan saya belajar tentang semuanya dalam organisasi ini. Bukan, bukan organisasi yang melibatkan orang-orang yang ikut bisa terikat. Hanya sebagai partisipan saja.
Ah, hati. Siapa yang mengetahui betapa susahnya dikendalikan apalagi melibatkan egoisme. Seperti yang sekarang saya rasakan. Bukan bermaksud untuk merasa paling benar. Namun, bukankah harus ada aturan untuk membuat semuanya terlaksana dengan baik. Seperti halnya mengingatkan dalam progress kerja, komunikasi antar patner, sampai adanya laporan-laporan tentang biaya yang keluar yang ditalang oleh anggotanya. Dan saya tidak bisa merasakan hal ini dalam suatu acara yang telah kami buat ini.
Semua bekerja sendiri-sendiri. Kadang komunikasi antar patner pun tidak terjalin. Apakah mungkin karena ingin di lihat. Ah, terlalu naïf kalau saya harus bilang begitu.
Contoh lain pun terjadi sekarang. Bukan melibatkan saya sih. Bahkan saya mungkin tak perlu tahu. Tentang kekalapan tim sukses dari calon ketua senat yang tidak terima kalau calon yang di dukungnya tidak menang dalam musyawarah yang dilaksanakan malam hari hingga jam 2 malam. Harusnya tidak perlu mengwangwang dan menyebarkan berita yang tidak enak bukanke mahasiswa lainnya. Bukankah ini tandanya mereka itu benar-benar kalah dan tidak terima atas keputusan yang sudah nyata.
Semuanya mengingatkan aku pada materi kajian yang pernah aku ikuti. Benar adanya.
Ikatan maslahat. Yapz, ikatan ini akan hilang tatkala suatu tujuan sudah tercapai. Hilanglah silah ukhuwah yang terjalin antara anggotanya. Sebenarnya apaitu ikatan maslahat sehingga membubarkan masanya tatkala tujuan itu tercapai? Iya,sudah jelas bahwa ikatan ini terbentuk karena adanya ikatan manfaat. Aku temenan sama kamu ya karena itu anak nya pinter bisa di ajak nyontek. Misalnya begitulah. Ketika dia ga mau di ajak contek lagi maka putuslah hubungan dia dan aku.
Lalu, ikatan apa yang seharusnya terbentuk untuk menjaga semuanya berada di jalan yang benar? Ikatan mabda katanya. Aku pun belum paham mengenai ikatan ini apakah bisa di terapkan dalam agenda yang seperti saya lakukan saat ini?
Bisa ko. . .
Karena mabda khususon islam adalah mualajah musykilaah. Solusi dari berbagai masalah.
Ketika seseorang ridho dengan aktivitasnya hanya untuk Allah maka hal di atas bisa ditempas dengan mudah. Subhanalloh, tidak akan ada lagi problematika yang terjadi sampai urat nadi harus putus karena emosi yang berkecamuk untuk memenangkan diri dalam berdalih.
Allohu’alam bish showab

Tidak ada komentar:

Posting Komentar